15 January, 2021

Uji Emisi Kendaraan Bermotor

Alat Uji Emisi Kendaraan Bermotor
Semakin ketatnya regulasi pemerintah dalam mengawasi kadar gas buang kendaraan bemotor (emisi gas buang), membuat permintaan akan alat uji emisi semakin tinggi khususnya bengkel-bengkel baik bengkel resmi (ATPM) ataupun bengkel non resmi. Ada beberapa merk alat uji emisi dari berbagai negara, sperti Italy, Kore, Jerman dan Jepang. diantaranya adalah TEXA, Qrotech, Heshbon, Neomotech, Iyasaka dan masih banyak lagi seperti dari negeri tirai bambu (china).

Alat uji emisi merk TEXA
Alat uji emisi merk QROTECH

Gas Analyzer atau juga bisa disebut Emission Analyzer berfungsi untuk mengukur atau mengetahui kadar gas buang dari suatu kendaraan, mulai dari karbon dioksida (CO2), karbon monoksida (CO), oksigen (O2) dan parameter lainya seperti HC, AFR dan Lamda. Dari hasil pengujian emisi ini kita bisa menilai apakah kendaraan tersebut kondisi mesinya baik atau tidak, terutama proses pemakaran bahan bakar apakah terlalu kaya atau terlalu miskin (boros bahan bakar atau terlalu sedikit konsumsi bahan bakar). Yang intinya adalah keamanan untuk lingkungan, karena hasil pembakaran yang tidak sempurna akan menghasilkan gas buang yang buruk yang tidak ramah lingkungan.

Namun yang menjadi perhatian pemerintah adalah kadar CO dan HC, jika kadar dari dua parameter diatas ambang batas maka kendaraan dipastikan tidak lulus uji emisi. CO atau Karbon Monoksida merupakan senyawa gas yang tidak memiliki bau dan warna, setiap mesin kendaraan dengan bahan bakar bensin pasti menghasilkan dua gas tersebut.

Setiap pemilik/penguasa kendaraan yang beroperasi di wilayah daerah wajib melakukan uji emisi kendaraan bermotor kecuali: Kendaraan dinas TNI dan Polri, kendaraan baru yang akan diperdagangkan (jual) dan belum beroprasi di jalan. Kendaraan yang wajib uji berkala adalah setiap kendaraan bermotor jenis mobil bus, mobil barang, kendaraan khusus, kereta gandengan, kereta tempelan dan kendaraan umum yang dioperasikan di jalan.

BAKU MUTU EMISI GAS BUANG
Baku mutu emisi gas buang adalah ukuran batas atau kadar zat dan/atau komponen yang ditenggang keberadaannya dalam emisi. Baku mutu emisi gas buang sumber bergerak kendaraan bermotor adalah batas maksimal zat atau bahan pencemar yang boleh dikeluarkan langsung dari pipa gas buang kendaraan bermotor. Emisi gas buang sumber bergerak adalah gas buang dari sumber kendaraan bermotor sebagai hasil proses pembakaran di ruang mesin.

Setiap orang yang memiliki dan/atau menguasai kendaraan bermotor yang beroperasi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta wajib memenuhi baku mutu emisi gas buang sumber bergerak kendaraan bermotor. Peraturan tentang baku mutu emisi ditetapkan dalam rangka pengendalian pencemaran udara. Misal saya ambil contoh di DIY, diatus melalui Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 39 Tahun 2010 tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Sumber Bergerak Kendaraan Bermotor dengan ketentuan :

A.   KENDARAAN BERMOTOR KATEGORI L
Kategori Tahun Pembuatan Parameter Metode Uji CO % HC (ppm) Sepeda motor 2 langkah Sepeda motor 4 langkah Sepeda motor (2 langkah & 4 langkah) < 2010 < 2010 ≥ 2010 4,5 5 4,5 10.000 2.400 2.000 Idle Idle Idle.

B.   KENDARAAN BERMOTOR KATEGORI M, N DAN O
Kategori Tahun Pembuatan Parameter CO % HC Metode Uji (ppm) Opasitas (% HSU) Berpenggerak motor bakar cetus api (bensin) Berpenggerak motor bakar penyalaan kompresi (diesel) – GVW ≤ 3,5 ton – GVW > 3,5 ton < 2007 ≥ 2007 < 2010 ≥ 2010 < 2010 ≥ 2010 4,5 1,5 1.200 200 70 40 70 50 Idle Percepatan Bebas.
Keterangan: GVW : Gross Vehicle Weight (jumlah berat kendaraan yang dibolehkan).

sumber: DLHK DIY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *