20 October, 2020

Memperbaiki Alat Uji Emisi

Qrotech adalah salah satu gas analyzer yang cukup familier baik didunia pendidikan khususnya di teingkat SMK jurusan otomotif (teknik kendaraan ringan atau teknik ototronik), dan juga bengkel mobil baik bengkel pribadi ataupun bengkel resmi. Gas analyzer buatan Korea ini cukup handal dan dari segi harga cukup terjangkau (kurang lebih 34jt rupiah). Gas analyzer ini dapat digunakan untuk mengetahui kadar gas buang kendaraan bensin (gasloin) seperti lamda, CO, CO2,afr, ppm dan lain sebagainya.


Baiklah langsung saja kita bahas bagaimana memperbaiki produk asal Korea ini dengan jenis kerusakan yaitu alat tidak dapat beroprasi sebagaimana mestinya alias tidak mau hidup (semua display mati). Pada kondisi alat normal adalah ketika alat dihidupkan display akan menyala dengan terlebih dahulu diawali dengan bunyi beep. Setelah itu display akan menampilkan data spesifikasi dari alat tersebut sepert data berupa tahun (sepertinya tahun pembuatan) dan informasi lain, setelah itu akan menghitung mundur biasanya dimulai dari 180 dan terus berkurang sampai dengan 0. Ini adalah proses kalibrasi internal dengan tujuan menyiapkan sensor-sensor berada dalam kondisi zero dan siap digunakan. Dan setelah selesai menghitung mundur selesai maka alat akan menampilkan informasi ready pada display, artinya gas analyzer siap digunakan.


Berikut adalah penampakan dari gas analyser merek qrotech dengan seri qro-401:

Pertama bongkar atau buka cashing dari gas analyzer diatas dengan membuka 5 skrup, dua disamping kiri dan dua dikanan serta satu di belakang. Kalau sudah perlahan angkat penutup bagian atas dari body dengan sekidit agak digeser/tarik ke belakang kemudian angkat keatas, hati-hati jangan langsung diangkat terlalu tinggi karena terdapat kabel data printer yang menghubungkan printer dengan mainboard yang menempel pada body gas analyzer. Lepas kabel data tersebut dari socketnya dan taruhlah ditempat yang aman.


Setelah terbuka tutup bagian atasnya (dan samping kiri-kanan) sekarang tinggal bagian belakang dan depan dari alat. Sekarang terlihat keseluruhan bagian dari gas analyser ini, terdapat banyak selang dan juga kabel. secara garis besar bagian-bagian dari gas analyser ini adalah:

– bagian power suplay

– Sensor-sensor

– bagian sinyal conditionging

– Pompa udara

– Valve selenoid

– Display control board- Display (7-segment)

– Membran switch


Periksa dan perhatikan dengan cermat bagian-bagian diatas, seperti sambungan selang (nepel), sambungan kabel pada socket dan juga komponen-komponen secara seksama. Setelah dipastikan semua aman dan tidak ada kejanggalan pasang kabel pada soket belakang gas analyzer dan coba hidupkan alat, lalu ukur keluaran dari bagian power suplay (adaptor). Bagian ini berada disebelah kiri belakang, berwarna putih dengan cashing berlubang-lubang seperti rumah tawon.Perhatikan terminal kabel pada bagian ini, terdapat Vin yaitu tegangan listrik 220V AC atau tegangan input dan Vout atau tegangan keluaran (terdapat dua tegangan keluaran yaitu 12V DC dan 5VDC). Pastikan tegangan input masuk pada terminal Vin yaitu 220V AC dan tegangan keluaran yaitu 12 dan 5 Volt DC dan pastikan kipas yang terdapat pada bagian belakang berputar.


Kemudian matikan alat dan lepaskan kabel dari sumber tegangan listrik untuk menjaga keamanan. Langkah selanjutnya adalah pemeriksaan bagian display, bagian ini terdapat pada atau menempel pada tutup depan. Terdapat dua bagian yaitu mainboard display dan display board. Pertama lepaskan kabel-kabel yang menghubungkan display board tersebut dengan bagian lain, dengan cara melepas socket masing-masing. Lalu buka dua mur pada bagian bawah yang mengunci bagian depan cashing dengan bagian bawah cashing dari gas analyzer. Jika sudah tarik berlahan dan lepaskan bagian depan cashing dari tempatnya dan simpan ditempat yang aman.

to be continue…………

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *